Analisis Teknik Penerjemahan Istilah Medis pada Artikel tentang Diabetes Mellitus Tipe 2
DOI:
https://doi.org/10.57248/jishum.v4i2.757Keywords:
istilah medis, penerjemahan, teknik penerjemahanAbstract
Penerjemahan istilah medis merupakan kegiatan penerjemahan yang menuntut ketepatan makna karena berkaitan langsung dengan bidang kesehatan dan keselamatan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengklasifikasikan jenis istilah medis dan menganalisis teknik penerjemahan istilah medis yang digunakan dalam artikel ilmiah berjudul Increased Prevalence of Type 2 Diabetes Mellitus in Urologic Chronic Pelvic Pain Syndrome. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif deskriptif dengan merujuk pada teori klasifikasi istilah medis menurut Nushtaeva & Kasperė (2021) serta teori teknik penerjemahan oleh Molina & Albir (2002). Hasil penelitian menemukan 41 data istilah medis, yang dikelompokkan menjadi enam jenis istilah medis dengan kategori yang paling dominan adalah penyakit, gejala, indikasi, dan cedera, sementara kategori yang paling sedikit yaitu profesi medis dan bagian tubuh manusia. Selain itu, ditemukan tujuh teknik penerjemahan yang digunakan yaitu peminjaman (31,71%), padanan lazim (24,39%), amplifikasi (14,63%), penerjemahan harfiah (12,20%), kalke (9,76%), transposisi (4,88%), dan reduksi (2,44%). Teknik peminjaman adalah teknik yang paling dominan digunakan, sedangkan teknik reduksi yang paling sedikit digunakan. Pada penelitian selanjutnya disarankan untuk menganalisis kualitas terjemahan dari istilah-istilah medis yang telah diidentifikasi pada artikel ini.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Muniah Ambarsari, Ni Putu Meri Dewi Pendit

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


