Pendidikan Sebagai Agen Reformasi Sosial
Analisis Filosofis Pemikiran John Dewey
DOI:
https://doi.org/10.57248/jishum.v4i4.817Keywords:
John Dewey, Learning by Doing, Pendidikan IndonesiaAbstract
Penelitian ini menelaah peran pendidikan sebagai motor reformasi sosial dengan menempatkan pemikiran filosofis John Dewey sebagai kerangka utama. Dewey memandang sekolah sebagai miniatur masyarakat yang berfungsi membentuk kebiasaan, nilai, dan kesadaran kritis melalui pengalaman langsung. Perspektif ini menekankan bahwa pendidikan tidak sekadar proses transfer pengetahuan, melainkan sebuah interaksi sosial yang melibatkan partisipasi aktif peserta didik dalam kehidupan komunitas. Dengan pendekatan kualitatif berbasis studi pustaka, penelitian ini mengkaji literatur akademik yang relevan untuk mengidentifikasi kontribusi pendidikan terhadap transformasi sosial di Indonesia. Hasil analisis menunjukkan bahwa relevansi pendidikan di Indonesia terletak pada kemampuan kurikulum untuk beradaptasi dengan dinamika zaman, penguatan modal sosial, serta kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat. Pendidikan juga berperan sebagai wahana transmisi budaya, menjaga nilai lokal sekaligus membuka ruang akulturasi dengan unsur global. Dalam konteks modernisasi dan era digital, pendidikan dituntut untuk mengintegrasikan literasi teknologi dengan pendidikan karakter agar generasi muda mampu memanfaatkan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab. Selain itu, pemerataan akses pendidikan inklusif menjadi syarat penting untuk mengurangi ketimpangan sosial dan ekonomi. Penelitian ini menegaskan bahwa transformasi sosial yang berkelanjutan hanya dapat terwujud melalui sinergi antara kebijakan pendidikan yang inklusif, kapasitas pendidik yang adaptif, serta partisipasi aktif komunitas. Dengan demikian, pendidikan dapat berfungsi sebagai agen reformasi sosial yang adil, berkelanjutan, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia masa kini.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ratna Fauziatul Istiqomah , Muhammad Muchlish Huda, Navilatur Rosyidah, Muhammad Hasan Al-Ilyas, Salam Edi Riyanto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


