Strategi Penerjemahan Bahasa Figuratif Dalam Novel “The Midnight Library” Karya Matt Haig
DOI:
https://doi.org/10.57248/jishum.v4i4.874Keywords:
bahasa figuratif, literal translation, strategi penerjemahan, the midnight libraryAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi penerjemahan bahasa figuratif dalam novel The Midnight Library yang ditulis oleh Matt Haig dengan menggunakan kerangka metode penerjemahan Newmark. Penelitian ini ditulis dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis isi untuk mengidentifikasi, mengklasifikasi, serta menganalisis strategi penerjemahan bahasa figuratif dari teks sumber ke bahasa sasaran. Analisis juga dilakukan untuk mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan strategi penerjemahan, tingkat kesepadanan makna, serta mengidentifikasi potensi pergeseran makna yang terjadi dalam proses penerjemahan. Data penelitian berupa ungkapan figuratif yang ditemukan dalam novel The Midnight Library dan terjemahannya, yang meliputi 14 metafora, 12 simile, 9 personifikasi, 2 hiperbola, 1 idiom, dan 1 paradoks. Setiap data dianalisis berdasarkan jenis bahasa figuratif, metode penerjemahan yang digunakan, serta teknik penerjemahan yang mendukung proses alih bahasa tersebut. Hasil penelitian menunjukkan metode penerjemahan yang paling dominan digunakan adalah literal translation. Dominasi metode literal translation menunjukkan bahwa penerjemah cenderung mempertahankan struktur, makna leksikal, serta citra bahasa figuratif yang terdapat dalam teks sumber. Pemilihan strategi penerjemahan dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu faktor keberterimaan, keterbacaan, kealamian dalam bahasa sasaran, serta karakteristik bahasa figuratif itu sendiri yang sebagian besar memungkinkan penerjemahan secara langsung tanpa menyesuaikan bentuk dan struktur secara signifikan. Meskipun ditemukan pergeseran makna pada penerjemahan idiom, secara keseluruhan metode yang digunakan mampu mempertahankan makna, efek stilistika, dan nuansa emosional teks sumber. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan strategi penerjemahan yang tepat memiliki peran penting untuk mempertahankan pesan, fungsi komunikatif, dan pengalaman estetik yang ingin disampaikan penulis dalam teks sumber. Penelitian ini memberikan wawasan dalam memahami penerapan strategi penerjemahan bahasa figuratif serta implikasinya terhadap kualitas terjemahan karya sastra.
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Monalisa; Hanif Safika

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


