Analisis Teknik Penerjemahan dan Kesepadan Gaya Bahasa Novel “The Strange Library" Karya Haruki Murakami
DOI:
https://doi.org/10.57248/jishum.v5i1.856Keywords:
Analisis Gaya Bahasa, Narasi Surealis, Teknik PenerjemahanAbstract
Penelitian ini mengkaji tantangan menerjemahkan sastra surealis dalam novel The Strange Library karya Haruki Murakami, yang ditandai suasana misterius, logika mimpi nonlinier, dan diksi puitis minimalis yang dingin. Dilema penerjemah terletak pada pilihan mempertahankan keanehan estetis Murakami atau menyesuaikannya dengan norma linguistik dan keterbacaan pembaca Indonesia, karena perubahan sekecil apa pun pada diksi dan struktur kalimat berpotensi merusak efek psikologis dan emosional yang dibangun penulis. Tujuan penelitian adalah menganalisis teknik penerjemahan dan tingkat kesepadanan stilistik pada 78 segmen narasi surealis dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia. Secara teoritik, penelitian menggunakan taksonomi teknik penerjemahan Molina & Albir (2002) dan diintegrasikan dengan indikator kesepadanan stilistika Boase-Beier (2019) yang dioperasionalkan pada tiga aspek suasana absurd, konsistensi logika mimpi, dan kekuatan diksi dingin. Metode yang dipakai adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan stilistika penerjemahan. Prosedur meliputi pembacaan cermat berulang, coding terbuka dan aksial, tabulasi sejajar TSu-TSa, serta triangulasi analis untuk menjaga validitas dan reliabilitas temuan. Hasil utama Ditemukan 5 teknik dominan, yaitu harfiah 43,5%, padanan lazim 26,9%, kreasi diskursif 15,4%, reduksi 9,0%, dan amplifikasi 5,1%. Teknik harfiah dan padanan lazim paling efektif mempertahankan suasana absurd dan logika mimpi karena minim intervensi. Sebaliknya, reduksi dan amplifikasi menjadi pemicu utama ketidasepadanan, khususnya hilangnya repetisi dan nada datar yang menjadi penanda stilistika Murakami. Kesimpulannya Adalah keberhasilan reproduksi efek surealis sangat bergantung pada minimnya intervensi penerjemah. Penelitian ini berkontribusi teoretis pada kajian terjemahan sastra Jepang-Indonesia, serta praktis sebagai acuan bagi penerjemah agar efek estetis, emosional, dan psikologis Murakami tetap dialami pembaca sasaran
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Faipprito Nababan, Reski Ramadhani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


